Makan enak, tetap tahu arahnya. MAKAN.AI mengenali isi piringmu dari satu foto, menghitung kalorinya, dan menunjukkan enaknya makan apa berikutnya. Dibuat untuk makanan Indonesia: nasi padang, bakso, pecel, gorengan, semua ada.
Foto piringmu, biar kami yang mengenali isinya. Tidak sempat memotret? Tulis saja: “nasi putih, ayam goreng, es teh manis”.
AI menebak jenis makanan dan takaran porsinya, termasuk hidangan lokal yang jarang ada di aplikasi luar. Rendang dikenali sebagai rendang.
Kalorinya dihitung dari tabel gizi, bukan dikarang AI. Piring yang sama selalu menghasilkan angka yang sama, jadi trennya bisa dipercaya.
Sisa kalorimu dibagi ke jam makan yang masih tersisa hari ini. Saran jam 8 malam beda dengan saran jam 8 pagi.
1.146 makanan dari tabel gizi Kemenkes (TKPI) bisa dicari dan dicatat langsung. Kredit hanya terpakai kalau AI yang mengenali foto atau tulisanmu.
Ketuk nama komponennya, cari yang benar dari 1.205 makanan, atau tambahkan yang terlewat. Angkanya langsung dihitung ulang dari tabel gizi, bukan dari tebakan ulang.
Kalau minggumu cukup rapi, aplikasi sendiri yang bilang kamu punya ruang buat makan enak tanpa merusak hitungan.
Lihat tempat makan di dekatmu beserta menu yang masih muat di sisa kalorimu hari ini.
Grafik 7 hari yang jujur: hijau di target, oranye lewat, merah lewat jatah. Lengkap dengan pola yang kelihatan dari minggumu dan satu saran praktis.
Pilih jam sarapan, makan siang, dan makan malam. Pengingatnya dikirim dari server, jadi tetap datang walau aplikasinya sedang tidak dibuka.
Buka dari browser mana pun, bisa dipasang ke home screen seperti aplikasi biasa. Tidak makan memori HP.
Coba dulu gratis: setiap akun baru dapat 5 scan percobaan. Kalau cocok, pilih paketnya. Yang membedakan cuma jumlah kredit scan di awal.
Kami memegang prinsip sederhana: yang perlu dihitung, dihitung. Yang tidak perlu dibagikan, tidak dibagikan.
Baca Kebijakan Privasi selengkapnya · daftar data yang dikumpulkan, ke mana perginya, dan hakmu menurut UU PDP.
Angkanya perkiraan, bukan hasil timbangan. Yang kami jaga adalah konsistensinya: piring yang sama selalu dihitung dengan cara yang sama, jadi tren naik-turunnya bisa dipercaya. Kalau porsinya meleset, betulkan saja, aplikasinya memang dirancang untuk itu.
Sejak 24 Agustus 2026 tabel gizi kami diselaraskan penuh dengan TKPI (Tabel Komposisi Pangan Indonesia) Kemenkes RI. Angka beberapa makanan, terutama nasi, ikut tabel resmi itu, jadi hasil scan lama dan baru bisa sedikit berbeda.
Iya, dan prosesnya sebentar: masuk dengan Google atau email, tanpa verifikasi berbelit. Begitu masuk kamu langsung dapat 5 scan percobaan gratis. Akun inilah yang membuat aksesmu melekat padamu, bukan pada HP, jadi riwayatmu tetap aman saat ganti perangkat.
Mencobanya gratis: setiap akun baru dapat 5 scan percobaan. Kalau cocok, ada dua paket dan dua-duanya sekali bayar, bukan langganan. Lihat kedua paketnya di atas.
Paket mana pun yang kamu ambil, aplikasinya tetap milikmu selamanya. Yang memakai kredit cuma pengenalan makanan baru.
Kalau kreditmu habis, tinggal top-up: 100 kredit Rp89.000 atau 250 kredit Rp209.000. Kredit tidak hangus, dan mengoreksi porsi tidak memakai kredit.
Masih. Mencatat dari daftar TKPI (1.146 makanan), mengedit porsi, riwayat, ringkasan mingguan, dan arah makan berikutnya semuanya jalan tanpa kredit. Yang memakai kredit hanya pengenalan makanan baru dari foto atau tulisan. Mau lanjut scan? Top-up mulai Rp89.000, dan kreditnya tidak hangus.
Dua hal. Pertama, MAKAN.AI paham makanan Indonesia, jadi tidak perlu mencari “beef rendang” di database luar. Kedua, AI hanya bertugas mengenali makanan; angkanya dihitung mesin dari tabel gizi, sehingga hasilnya konsisten.
Bukan. Semua angka di MAKAN.AI adalah perkiraan untuk membantumu mencatat dan mengambil keputusan sehari-hari. Untuk kondisi medis atau diet khusus, konsultasikan ke dokter atau ahli gizi.
5 scan pertama gratis, dari browser, tanpa install.
Coba 5 scan gratis